The 4th UGSAS-GU Roundtable and Symposium, 25-27 Agustus 2015 di Gifu University Jepang
Oleh
Lukmanul Hakim dan Fauzi Febrianto
Pada tanggal 25-27 Agustus 2015, 4 (empat) orang dosen sebagai delegasi dari IPB yaitu Dr. Dahrul Syah (Dekan Pascasarjana), Prof. Fauzi Febrianto (Ketua Departemen Hasil Hutan), Dr. Irmanida Batubara (Direktur Pusat Studi Biofarmaka) dan Lukmanul Hakim Zaini (Dosen Departemen Hasil Hutan) telah menghadiri “The 4th UGSAS-GU Roundtable and Symposium” bertempat di Miyako Hotel dan Gifu University, Gifu, Jepang. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dan merupakan lanjutan dari “The 3rd Roundtable & Symposium 2014” yang diadakan tahun lalu dimana pertemuan tersebut telah melahirkan kesepakatan bersama tentang “Double PhD Degree Programme”. Rangkaian acara yang dilakukan selama 3 hari tersebut dihadiri oleh anggota konsorsium internasional universitas-universitas regional selatan dan tenggara Asia untuk pendidikan doktor pada Sains Pertanian dan Bioteknologi (IC-GU12). Selain IPB, beberapa universitas terkemuka dalam regional tersebut yang hadir antara lain Gifu University (sebagai tuan rumah), Shizuoka University, University of Dhaka, Chulalongkorn University, Sebelas Maret University, Guangxi University, Andalas University, Indian Institute of Technology Guwahati, Gadjah Mada University, Kasetsart University, University of Lampung, Assam University, Hanoi University of Science and Technology, Institut Teknologi Bandung, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, dan Thuyloi University. Pada konsorsium tersebut juga dihadiri oleh pihak industri yaitu Ichimaru Pharcos Co., Ltd. dan Taiyo Kagaku Co., Ltd.
Hari pertama merupakan acara Roundtable Meeting dimana Dr. Dahrul Syah sebagai pimpinan delegasi dari IPB mempresentasikan tentang laporan kemajuan atau prospek kolaborasi ke depan IPB-UGSAS (United Graduated School of Agricultural Sciences). Acara pada hari pertama diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama di antara anggota-anggota IC-GU12.
Pada rountable meeting Dr. Dahrul Syah menyampaikan 4 agenda utama laporan kemajuan kerjasama dalam ruang lingkup IC-GU12. Keempat agenda besar tersebut adalah 1) Penelitian dan Pendidikan Pascasarjana, 2) Tema penelitian, 3) Pencapaian saat ini dan 4) Kegiatan mendatang. Beliau menekankan pentingnya untuk mendefinisikan dengan jelas dari mulai input hingga outcome yang ingin dicapai pada pendidikan pascasarjana yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak (IPB-GIFU). Pada agenda tema penelitian, Dr. Dahrul Syah menyampaikan isu utama yang terletak pada bagaimana mengenali proses penelitian dan hasil, baik dari pihak IPB maupun Gifu University. IPB menginginkan porsi yang berimbang baik dari hasil penelitian, publikasi dan disertasi. Untuk itu, perencanaan yang matang dari kedua belah pihak di awal kegiatan merupakan kunci dari suksesnya program double-degree di antara kedua pihak. Selain itu beliau juga menyampaikan beberapa capaian yang telah dilakukan selama 2014-2015. Capaian seperti students mobility, faculty exchange and visits, pembangunan lab station, workshop, penerimaan Guest Professor, Ronpaku Programme, dan pengadaan fasilitas video conference di pusat studi biofarmaka dipaparkan dalam presentasinya. Kemudian di akhir presentasi beliau menutup dengan agenda-agenda ke depan yang perlu dilakukan seperti penandatangan nota kesepahaman bersama, promosi tema-tema penelitian yang sudah matang sebagai kendaraan, dan kolaborasi penelitian yang berkelanjutan.

Pada hari ke dua merupakan acara simposium yang dibagi kedalam tiga sesi yaitu, biochemistry and microbiology, food and natural product dan environmental sciences. Dr. Irmanida merupakan salah satu dari tiga keynote speaker yang menyampaikan kuliah umum untuk sesi food and natural product. Pada siang harinya Prof. Fauzi Febrianto dan Lukmanul Hakim Zaini mengikuti sub-sesi Environmental Sciences. Selanjutnya, sesi poster menutup kegiatan pada hari kedua. Hari terakhir dari rangkaian acara tersebut diisi dengan kampus tour (Gifu University) dan kunjungan ke industri enzim (Amano Enzyme Co., Ltd.).
Konsorsium IC-GU12 merupakan wadah yang prospektif bagi IPB dalam mengembangkan kerjasama international khususnya pada kerjasama pendidikan dan penelitian pascasarjana. Untuk itu dinilai penting untuk membina dan memelihara hubungan baik antara anggota-anggota konsorsium. Evaluasi terhadap capaian-capaian IPB dari hasil kerjasama dalam konsorsium ini juga perlu mendapatkan porsi yang sesuai agar peningkatan kegiatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas dapat terlaksana.

Leave a Comment