Himasiltan Goes to Field (HGF) merupakan kegiatan tahunan dari Himpunan Mahasiswa Hasil Hutan yang berupa mobilitas internasional mahasiswa. HGF tahun ini dilaksanakan di Negeri Jiran Malaysia pada tanggal 28-31 Oktober 2019. Kegiatan tahun ini berhasil memberangkatkan 13 delegasi yang terdiri dari mahasiswa hasil hutan angkatan 53, 54, dan 55. Delegasi tersebut dibimbing oleh Dr. Ir. E.G. Togu Manurung. Kegiatan ini didukung penuh oleh Departemen Hasil Hutan dan Dekanat Fakultas Kehutanan IPB dalam pelaksanaanya.

HGF kali ini beragendakan di dua lokasi utama, yakni Universitas Putra Malaysia (UPM) dan Sultan Idris Syah Forest Educational Centre (SISFEC). Lawatan IPB kali ini disambut langsung oleh Dekan Fakultas Perhutanan UPM. Agenda di UPM berisikan stadium generale multinasional antara UPM dan IPB yang membahas terkait optimalisasi kelama sawit dalam pemanfaatan sebagai material, industri furniture Malaysia, dan Penjualan kayu bulat di Indonesia. Selain itu, terdapat comparative studies antara Kelab Mahasiswa Sains dan Teknologi Kayu (Kesatek) dan Himpunan Mahasiswa Hasil Hutan (Himasiltan) yang dilanjtkan dengan kegiatan Forum General Discussion (FGD) tentang palm oil, hasil hutan bukan kayu, dan kebakaran hutan yang belakangan ini menjadi musibah bersama. Kegiatan yang dilakukan di SISFEC berupa pemaparan materi tentang hutan pendidikan dan juga penjajakan lokasi hutan sekunder yang berada di area hutan pendidikan.

Lebih lanjutnya, antara Himasiltan dan Kesatek akan menjalin kerjasama lebih lanjut yang nantinya akan direalisasikan pada 2020 di Indonesia. “Semoga kegiatan yang baik seperti ini dapat terus berlanjut, dan output yang dihasilkan baik bagi kedua departemen dan mahasiswa dapat dirasakan maksimal, semoga kedepannya Himasiltan dapat terus melebarkan relasinya hingga penjuru asia bahkan dunia.” tutur Pandu sebagai Ketua Himasiltan periode 2018/2019.

« 1 of 2 »

Leave a Comment